Tolak Beasiswa !!!

Biasanya setiap orang yang menerima beasiswa itu pasti sangat bangga dan bahagia. TIdak semua orang bisa menerima beasiswa dari suatu organisasi/institusi/lembaga/perorangan/perusahaan, karena harus memenuhi berbagai macam kriteria penilaian kelayakan. Tidak heran karenanya ucapan syukur kepada ALLAH SWT mengalir berlimpah dari hati dan mulut penerima beasiswa.

Namun sungguh sangat berbeda dgn cerita dibawah ini mengenai penolakan penghargaan beasiswa dari Harvard oleh seorang mahasiswa asal Pakistan. Apakah itu menolak rezeki atau tidak tahu diri? Jangan buru-buru menilai sebelum mengetahui alasannya. Ada nilai yang wajib dicontoh dari penolakan tersebut, bahwa nasionalisme, idealisme dan pembelaan harga diri bangsa itu harus dikedepankan. Ingat dgn pesan Deddy Mizwar akan arti “Bangkit”? Mungkin ini salah satunya yg patutu dicontoh. Bangkit itu marah. Marah harkat dan martabat bangsa diinjak bangsa lain. Bangkit itu berani. Berani menolak segala bentuk bantuan dari negara yang melanggar kedaulatan negara kita.

Berikut kisah lengkap dari milis tetangga ttg penolakan beasiswa harvard tsb:

—–Original Message——
From: Djoko P. – AD2

Mahasiswa Pakistan Permalukan Duta Besar AS di Islamabad
Jum’at 20 Jun, 12:48 PM

Islamabad(armnews) – Sikap Samad Khurram patut menjadi contoh siapapun yang menentang segala bentuk penindasan oleh negara lain. Pemuda Pakistan ini menolak beasiswa bergengsi dari AS, sebagai bentuk protes atas serangan pasukan militer AS ke perbatasan Pakistan pekan kemarin.

Penolakan ini membuat kaget dan malu para pejabat diplomatik AS di Islamabad, karena disampaikan Khurram dalam pidatonya di depan para tamu yang hadir dalam acara khusus penyerahan beasiswa yang digelar oleh Roots College Internasional hari Rabu kemarin.

Hari itu, rencananya Duta Besar AS untuk Pakistan Anne W. Patterson akan menyerahkan beasiswa dari Universitas Harvard pada Khurram. Tapi ternyata Khurram menyatakan menolak beasiswa tersebut dengan sebagai bentuk protesnya atas serangan pasukan militer AS di Afghanistan ke perbatasan Pakistan seminggu yang lalu, yang menyebabkan warga sipil dan tentara Pakistan tewas.

Selain itu, penolakan itu juga bentuk protes Khurram pada pemerintahan AS yang kerap mendukung kebijakan Presiden Pakistan Pervez Musharraf. “Saya menolak menerima penghargaan beasiswa ini sebagai protes atas serangan AS ke wilayah pedalaman Pakistan dan atas dukungannya pada tindakan-tindakan Pervez Musharraf yang tidak konstitusional, ” tukas Khurram yang membuat hadirin tercengang.

Pernyataan Khurram membuat Duta Besar Patterson malu, apalagi tak lama kemudian terdengar tepuk tangan hadirin yang kagum atas ketegasan sikap Khurram. “Pemerintah AS sudah menyampaikan penyesalannya atas insiden ini, dan telah menawarkan kerjasama untuk menyediliki peristiwa ini, ” kata Patterson dengan rona muka merah menahan malu.

Khurram adalah mahasiswa tahun ketiga bidang pemerintahan di Universitas Harvard, dan kembali ke Pakistan dua minggu yang lalu untuk hadir dalam acara penyerahan penghargaan beasiswa itu. Buat Khurram, permohonan maaf saja tidak cukup.

“Saya telah menyampaikan protes saya. Saya ingin mengatakan pada rakyat AS bahwa pemerintah mereka tidak hanya mendukung seorang diktator, tapi juga telah membunuh rakyat tak berdosa yang tidak ada kaitannya dengan perang, ” tandas Khurram yang juga dikenal sebagai blogger yang aktif menulis tentang situasi politik di negerinya.

“Saya ingin menjadi bagian dari kampanye untuk independensi hukum di Pakistan, ” sambung Khurram, yang sempat “cuti” kuliah pada musim gugur tahun 2007 karena ikut berdemonstrasi dengan para pengacara di Pakistan yang mendesak agar Musharraf mencabut pemecatan hakim-hakim di pengadilan tinggi dan Mahkamah Agung negeri itu.

Satu Balasan ke Tolak Beasiswa !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: