MUI Angkat Tangan Kehalalan Bread Talk !!!

Berita dari milis tetangga dan hidayatullah.com:

Beberapa waktu lalu banyak beredar berita simpang siur mengenai kehalalan beberapa produk makanan dari resto dgn franchise internasional seperti JCo, Starbucks, BreadTalk. Dan baru-baru ini diberitakan bahwa MUI Angkat Tangan akan Kehalalan Roti BreadTalk!!!

Yup … Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat-tangan terhadap kehalalan produk roti BreadTalk. BreadTalk dianggap mengabaikan peringatan MUI. Kehalalan roti BreadTalk kembali dipertanyakan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak lagi bertanggung jawab atas kehalalan roti produksi PT Talkindo Selaksa Anugerah itu.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, kami tidak bisa menjamin masyarakat lagi mengenai kehalalan roti BreadTalk,” ujar Kepala Bidang Sertifikasi Halal LPPOM MUI Muti Arintawati.

Muti, sebagaimana disampaikan okezone, Selasa (8/4) mengatakan, manajemen produsen roti milik pengusaha Johnny Andrean itu tidak memiliki itikad baik untuk memperpanjang sertifikat kehahalan BreadTalk. Sertifikat kehalalan dari MUI yang dimiliki BreadTalk sudah kadaluarsa sejak September 2007 lalu.

“Karena sertifikat itu hanya berlaku dua tahun. Kami sudah sampaikan beberapa kali surat peringatan tapi tidak direspons. Jadi kami tegaskan lagi kepada masyarakat Muslim bahwa MUI tidak lagi bertanggung jawab dengan kehalalan BreadTalk,” tandasnya.

Jadi sekarang dikembalikan kepada kita masing-masing, masih mau mengkonsumsi atau tidak si Roti Ngomong ini. MUI tidak bilang haram atau halal. MUI cuma bilang si Roti Ngomong ini sudah tidak memiliki Sertifikat Halal sejak September 2007 karena telah expired dan tidak mau memperpanjang sertifikasinya.

14 Balasan ke MUI Angkat Tangan Kehalalan Bread Talk !!!

  1. ton6312 mengatakan:

    Kalau saya dengan segala hormat kepada MUI tetap akan mengkonsumsinya.

  2. ridzal mengatakan:

    Silahkan pak khan dikembalikan kita masing2 … ya khan pak? saya juga kebetulan suka dgn beberapa produknya … tapi begitu tau dan apalagi terlihat pihak BT tidak kooperatif ya saya jadi ragu … mending saya tidak memakannya.

  3. wahid mengatakan:

    BT dari info yang saya terima , sampai saat inimemang tidak memperpanjang SH MUI-nya. “saudara” nya yaitu J-co malah belum pernah diaudit oleh MUI.
    Di negara yang muslimnya mayoritas ini, ternyata kita masih belum mendapat jaminan atas keHalal-an makanan / minuman yang kita konsumsi.
    Padahal bagaimana doa kita akan dikabulkan, sedangkan makanan yang kita konsumsi tidak jelas status halal-haramnya.

  4. wahid mengatakan:

    BT dari info yang saya terima , sampai saat inimemang tidak memperpanjang SH MUI-nya. “saudara” nya yaitu J-co malah belum pernah diaudit oleh MUI.
    Di negara yang muslimnya mayoritas ini, ternyata kita masih belum mendapat jaminan atas keHalal-an makanan / minuman yang kita konsumsi.
    Padahal bagaimana doa kita akan dikabulkan, sedangkan makanan yang kita konsumsi tidak jelas status halal-haramnya.

  5. ridzal mengatakan:

    yup memang sangat disayangkan. Bagusnya memang yg dipasang bukan sertfikat halal saja …namun sertifikat tidak halal juga perlu dibuat rasanya …

  6. Rian mengatakan:

    Bicara tentang sertifikat halal keluaran MUI… dulu kami pernah berencana mengurus untuk produk perlebahan kami di sekitar tahun 2002, karena untuk masuk ke MQ diminta sertifikat tersebut. Yg kami harus siapkan adalah sebagai berikut…

    1. Antar-jemput ke 5 orang penilai yg berada di Bogor, Jakarta, Pondok Gede (Bisa nego jadi 3 orang saja)
    2. Uang saku bagi setiap orang sekitar Rp250.000,-
    3. Uang Rp2.000.000,- untuk pengambilan dan pengujian sampel (seingat saya ini per sampel)
    4. Uang Rp500.000,- untuk pengambilan sertifikat.

    Silakan bayangkan jika sertifikat tersebut hanya berlaku 2 tahun dan yang mau maju adalah para UKMK….😀

    • Ikhsan mengatakan:

      saya pernah mengurus Sertifikat halal untuk produksi minyak di kawasan pulogadung dan biayanya tidak semahal itu serta ketika di audit pabrik tidak ada biaya tambahan.. total biaya sebesar Rp. 2.000.000,- memang di sana ada oknum yg harus dibersihkan.. sedangkan untuk produk home industri di daerah teman saya biaya lebih rendah tidak seperti di Jakarta..

  7. SLY mengatakan:

    Hi all..
    Refot amat yee ngurusin sertifikan halal, coba kasi tau caranye nih, ane lagi mau ngurusin badan dulu.. Tapi ane juge suke rotinye breadtalk lhoo… gimane yaa???
    Wah wah, mereka angkat tangan untuk sertifikat halal kok di masalahin sich????
    Untung aje mereka kagak angkat kaki, ntar sapa nyang pade malakin orang jualan???
    Udah deh…bikin runyem aje kalo pade ngemeng doang!!!!
    Semue orang butuh duit wajaarrrr, tapi kalo agama dihargai duit…KURANG AJAR!!!!
    “al imanu yaqinu kuluh”
    jelas yeeee……

  8. SLY mengatakan:

    HALAL or HARAM emang MUI Maha Tahu..Kagak kali..
    ntu..banyak PEJABAT JUGE KETANGKEP KKN (eehh ade jablay-nye lagi dikamernye)
    Parah ga tuch?? Ntu nyang kowar-kowar halal juge doyan main Bokep, Ashtaghfirullah>….. Maaf yee.
    mohon maaff…

  9. AMAR mengatakan:

    yang pasti bread talk itui gaklkekurangan duit buat bikin sertifikat dari mui, JADI EMANG SENGAJA
    saran saya MENDING JANGAN MAKAN. karena resep aslinya berBABI DAN ALKOHOL

  10. Ummu Ukasyah mengatakan:

    ini kan negeri yang mayoritas muslim pemdudknya harusnya bread talk harus care dgn keinginan konsumennya juga ..banyak yg menggantungkan kehalala suatu produk dari sertifikat halal MUI membuat konsumen tidak was was…..jangan hanay ingin mengeruk keuntungan sebesar besarnya ..tapi masalah keyakinan terbaikan..kalau yg tidak perduli dengan hal ini kayaknya tidak perduli juga tentang halal haram yg penting kenyang…begitukah..???

  11. Ummu Ukasyah mengatakan:

    ini kan negeri yang mayoritas muslim penduduknya, harusnya bread talk harus care dgn keinginan konsumennya juga ..banyak yg menggantungkan kehalalan suatu produk dari sertifikat halal MUI membuat konsumen tidak was was…..jangan hanya ingin mengeruk keuntungan sebesar besarnya ..tapi masalah keyakinan terabaikan..kalau yg tidak perduli dengan hal ini kayaknya tidak perduli juga tentang halal haram yg penting kenyang…begitukah..???

  12. NUGRAENI mengatakan:

    UNTUK LEBIH WASPADA MENDING KAGAK USAH KONSUMSI AJA DEH KALO RAGU DRPD KITA BERDOA SAMPAI BERBUSA TP TETEP AJA GA DIANGGAP DOANYA SAMA ALLAH SWT… NANGIIIISS DECH… MAU MINTA TOLONG SAMA SAPA LAGI KL BUKAN SAMA ALLAH SWT…

  13. Ikhsan mengatakan:

    Klo dipikir sebaiknya yg dikeluarkan logo haram pada setiap restauran, jadi yg tidak menguji kehalallannya mesti memasang logo haram, karena saya pernah ke beberapa restauran untuk memeriksa sanitasi ternyata di dapur rest x tsb terdpt daging babi atw minyak babi sdgkn ada beberapa pengunjung yg muslim.
    Jadi sebaiknya bertanya terlebih dahulu sebelum membeli..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: