ENGINEERS : … BE FOCUS BETTER THAN BE SPIDEY …

 

Menjadi yang terbaik tidak perlu menjadi yang paling pintar dan paling top disegala bidang, tapi yang terbaik adalah yang fokus dan mastering di bidang yang menjadi kompetensinya.

“Engineer shall perform service only in the areas of their competence”
(#2 of Cannon Fundamental )

Seorang engineer itu tidak perlu merambah ke berbagai bidang kalau memang mengalami kesukaran untuk bisa fokus di berbagai bidang yang dirambahnya. Seorang engineer itu berkaca pada dirinya, terhadap kewajiban menjalankan peran dan tanggung jawabnya yang seharusnya. Tidak perlu merambah bidang lain dan mengerjakan urusan lain kalau tidak bisa fokus pada bidangnya sendiri dan tidak bisa berbuat yang terbaik disitu. Itu akan jauh lebih bermanfaat.

Tidak lupa terimakasih buat Pak Budi Rahardjo dan Pak Jann Hidajat yang sudah memberikan “pelajaran” secara tidak langsung bagaimana MANAGEMENT WAKTU. Tidak salah memang kalo kebanyakan warga ITB bilang bahwa untuk urusan perkuliahan, cara mengajar, metode perkuliahannya, alokasi materi dan waktu atau penjadwalan kuliah, dedikasinya, disiplinnya, dsb… tanyalah kepada beliau-beliau itu.

2 Balasan ke ENGINEERS : … BE FOCUS BETTER THAN BE SPIDEY …

  1. Arry Akhmad Arman mengatakan:

    Saya setuju tentang fokus tersebut, tetapi jangan SANGAT FOKUS sedemikian rupa, sehingga knowledge kita terlalu terbatas untuk bergaul dan bersinergi dengan bidang ilmu lain yang bersinggungan. Seseorang yang terlalu FOKUS mendalami IT dan tidak mau belajar sama sekali tentang sekelilingnya, maka dia akan membatasi peluangnya sendiri. Peluang project, peluang menduduki jabatan, dan sebagainya ……

  2. ridzal mengatakan:

    Hehehehehe … betul banget pak tetep fleksibilitas dibutuhkan dan modifikasi atau ya seperti mensinergikan atau mengintegrasikan dengan ilmu lainnya itu bagus banget pak … Makanya saya sengaja menulis diatas agak terlihat sedikit kontroversial, terlihat agak kaku, dsb … saya ingin memancing respon para engineer (dan yg bukan) yang kadang sudah lupa atau cuek terhadap tugas utamanya … Yang sebenarnya maksud saya adalah silahkan saja “merambah”, “bergaul”, dsb tapi jangan lupa dengan fungsi dan tugas aslinya, jangan lupa kodrat sehingga begitu sudah “nyaman” dgn urusan lain malah jadi cuek dan tidak fokus dgn tugas dan profesi utamanya …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: